Catatan pertemuan ke-10

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Alhamdulillah pada semoga kita semua di berikan kesehatan dan juga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Baiklah pada blog saya yang ke 10 kali ini saya akan menjelaskan tentang (LIMA UNIVERSAL ATAU KULLIYYAT KHAMSAH).

Lima universal atau kulliyyat khamsah merupakan term-term universal yang maknanya umum dan mencakup hakikat-hakikat yang partikular eksternal. Universal hanya ada di dalam pikiran. Lima universal yaitu genus,
spesies, differensi, proper accident, common accident.

Term universal terbagi menjadi 2 yaitu :

1. Term Universal Eksistensial

Term universal eksistensial merupakan universal yang dianggap sebagai hakikat yang mandiri atau bagian dari suatu hakikat. Term universal eksistensial terbagi menjadi tiga bagian yaitu :

a. Spesies merupakan universal yang berlaku pada partikularitas -partikularitas  yang memiliki hakikat yang sama. Contoh: “manusia”. Manusia adalah term universal yang menggambarkan satu 
hakikat secara utuh.“Manusia” menjelaskan hakikat secara utuh karena ia menjelaskan eksistensi dan esensi semua individunya secara utuh. Tidak ada apa pun didalam eksistensi atau esensi individu-individu manusia yang tidak tercakup di dalam konsep “manusia”.

b. Genus merupakan term universal yang berlaku pada spesies yang berbeda-beda. Contoh, “binatang”. Term ini berlaku bagi manusia, burung, ikan, dan lain-lain. Konsep ini menjelaskan salah satu bagian saja dari eksistensi
individunya. Apa individu dari binatang? Ucok, Ujang, kuda A, kuda B, dst.
Semua individu tersebut tersusun dari dua unsur. Pertama, unsur
kebinatangan. Kedua, unsur lain.
Pada Ucok dan Ujang yang merupakan individu dari manusia, unsur lainnya
adalah yang berpikir. Pada kuda A dan kuda B yang merupakan individu-
individu dari kuda, selain unsur kebinatangan, unsur lainnya adalah yang meringkik.

c. Diferensi merupakan universal yang membedakan suatu spesies dari spesies-spesies lain yang bersama dengannya dalam satu genus. Contoh: “yang berpikir” yang membedakan spesies “manusia” dari spesies singa, burung, gajah, ikan, yang bersama dengannya dalam genus “binatang”.

2. Term Universal Aksidental

Term uiversal aksidental Yaitu universal yang merupakan deskripsi atau sifat bagi suatu hakikat. Term universal aksidental terbagi menjadi dua bagian yaitu :

a. Proper accident merupakan universal yang menjadi sifat bagi satu spesies.
Contoh: “dapat tertawa” khusus bagi manusia saja.

b. Common accident merupakan universal yang umum sebagai deskripsi bagi spesies-spesies yang berbeda.
Contoh: “yang berjalan”, umum bagi manusia, kuda, singa, maupun gajah.

Mungkin itu saja yang bisa dapat saya jelaskan tentang pertemuan ke 10 kurang lebihnya mohon maaf..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai