Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Pada kesempatan kali ini saya akan menulis tentang catatan MK Ilmu Logika pada pertemuan ke-4 yang di terangkan langsung oleh Pak Fadhil, dengan menggunakan G-Meet dan Streaming FB. Tema yang di bahas yaitu “Fallasi/Sesat Fikir”.
Sesat fikir/keliru dalam berfikir merupakan bentuk bentuk argumentasi berpikir yg keliru, yang seolah olah benar. Fallasi adalah penyimpangan dari kaidah kaidah yang mengatur semua jenis dialog atau percakapan manusia, maksudnya dalam berdialog atau bercakap cakap dengan orang lain menggunakan logika yang seharusnya kita menggunakan mematuhi kaidah yang ada. Ketika kita tidak mematuhi kaidah tersebut maka maka kita sudah jatuh kedalam fallasi/sesat fikir.
Kita bias jadi orang yang terjatuh kedalam fallasi/orang yang keliru dalam berfikir, kita juga bias jadi orang yang mendengar orang yang berfikir keliru tersebut/menggunkan fallasi dengan tujuan untuk membuktikan bahwa pendapatnya dalam berfikir tersebut dia lah yang paling benar, dengan cara menipu lawan bicaranya.
Logika yang membahas aturan yang benar disebut (al-manthiq al-shuri/ formal logic atau logika formal, maka yang membahas fallasi ini disebut informal logic/logika yang tidak formal atau (al-manthiq ghayr al-shuri)
Informal logic adalah penggunaan logika untuk mengenali, menganalisa, dan menilai argumentasi yang digunakan di dalam percakapan atau dialog sehari-hari seperti di dalam obrolan biasa, iklan, debat politik, maupun peersidangan di pengadilan, baik kita temukan di koran, radio, televisi, internet, maupun media yang lainnya.
Bentuk besar Fallasi atau sesat fikir terbagi menjadi 2 yakni Pelanggaran 1. Kaidah Logika yang akan membahas proposisi atau kalimat yang kategorik dan hipotetik, hipotetik yang ada jika dan maka. Kalimat yang ada jika disebut anteseden dan sedangkan kalimat setelah maka disebut konsekuen. Dan 2. Bukan Pelanggaran Kaidah Logika mengatasi unsur-unsur diluar masalah logika.
Mungkin itu saja pada catatan pertemuan ke-4 Kurang lebihnya mohon di maaf
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh