Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Alhamdulillahirobbil alamin.. dalam pertemuan kali ini kita masih bisa diberikan kesehatan sehingga kita bisa melihat serta mempelajari MK Logika yaitu membahas “Ilmu Indikasi dan Kata” dimana pembahasannya mencakup. pengetahuan, indikasi dan kata. Pembahasan ini di berikan oleh Pak Fadhil dimana pembahasannya dicantumkan dengan jelas. Mari kita baca pembahasan yang akan disajikan.
Pengetahuan (knowledge)
Apa sih pengetahuan? Pengetahuan yaitu tercetaknya gambaran sesuatu didalam pikiran dalam bentuk dugaan atau keyakinan. Dalam pengetahuan memiliki tiga asas pikiran diantaranya yaitu.
> Asas identitas merupakan asas yang menegaskan bahwa “jika sesuatu itu benar maka benarlah ia”.
> Asas kontradiksi merupakan asas yang menyatakan bahwa “tidak ada pernyataan yang benar dan salah sekaligus”.
> Asas penolakan kemungkinan ketiga menjelaskan bahwa “suatu pernyataan selalu dalam keadaan benar atau salah”.
Selain asas pikiran ada juga kriteria kebenaran diantaranya:
> Korespodensi yaitu sesuainya pernyataan dengan kenyataan.
> Koherensi adalah sesuainya pernyataan-pernyatan dari awal hingga akhir.
Pengetahuan ada dua macam:
> Penggambaran (tashawwur): mengetahui esensi dari suatu kata tanpa memberikan pengafirmasian atau penegasian terhadapnya.
Contoh: mengetahui pengertian dari kata Ahmad, kamu, rumah, burung, pohon.
> Penilaian (tashdiq): mengetahui esensi dari suatu kata disertai dengan memberikan pengafirmasian atau penegasian terhadapnya.
Contoh: mengetahui bahwa Muhammad Abduh adalah pelopor kebangkitan umat Islam, Indonesia adalah negara yang kaya.
Kedua jenis pengetahuan itu masing-masing terbagi menjadi dua macam:
> Aksiomatis (badihi): dapat diketahui tanpa pemikiran panjang.
Contoh: mengetahui makna lapar, haus. (tashawwur badihi)
Contoh: mengetahui bahwa satu adalah setengah dari dua. (tashdiq badihi)
> Teoritis (nazhari): dapat diketahui dengan pemikiran panjang).
Contoh: mengetahui makna listrik, ruh, elektromagnetik (tashawwur nazhari)
Contoh: mengetahui bahwa alam semesta itu diciptakan Tuhan (tashdiq nazhari)
Mungkin pembahasan kali ini sampai di pengetahuan terlebih dahulu nanti akan di lanjut ke indekasi dan kata. Kurang lebihnya mohon maaf, akhri kata.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh